
Kalau kamu tipe pemain EXP yang suka hero agresif, lincah, tapi tetap bisa tahan di garis depan, Sora adalah salah satu pilihan paling menarik di Mobile Legends saat ini. Hero ini bukan fighter biasa. Sora adalah hybrid Fighter/Assassin yang punya mekanik unik, bisa berubah gaya main sesuai kondisi game. Mau jadi eksekutor backline? Bisa. Mau jadi pengacak formasi war? Bisa juga.
Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap: mulai dari role, keunggulan, sinergi hero, counter, sampai cara main Sora dari early sampai late game khusus dari sudut pandang pemain EXP lane.
Secara resmi, Sora punya role Fighter/Assassin. Artinya, dia tidak terkunci ke satu gaya main. Sora bisa dimainkan sebagai fighter tebal yang suka buka war, tapi juga bisa jadi assassin yang lompat masuk, culik core lawan, lalu kabur.
Keunikan Sora ada di Ultimate transformasinya. Dia bisa memilih mode yang memperkuat arah permainannya:
- Mode ofensif (burst tinggi, cocok bunuh hero tipis)
- Mode sustain (lebih tebal, banyak crowd control, cocok teamfight)
Inilah yang bikin Sora sering dibilang sebagai salah satu hero paling fleksibel di EXP lane.
✨ Keunggulan Utama Sora
Kenapa Sora sering jadi rebutan di rank tinggi?
1. Hero fleksibel sesuai kebutuhan tim
Tim butuh inisiator? Sora bisa.
Tim butuh assassin tambahan? Sora juga bisa.
Tinggal sesuaikan pilihan transformasi dan item, Sora bisa berubah fungsi di tengah match.
2. Passive stack = ancaman besar
Sora punya mekanik stack (sering disebut pemain sebagai “charge”). Kalau stack ini penuh, skill lanjutan Sora jadi jauh lebih sakit dan berdampak besar di teamfight. Artinya, semakin pintar kamu manage stack, semakin tinggi impact kamu.
3. Mobilitas + crowd control
Sora punya dash, efek slow, sampai airborne. Ini bikin dia kuat buat:
- ngejar hero licin
- kabur dari situasi bahaya
- atau buka war dengan paksa
4. Kuat dari mid sampai late game
Walau early-nya tidak sebrutal beberapa bully EXP lane, Sora mulai “hidup” setelah ulti terbuka. Masuk mid game, dia bisa jadi penentu tempo permainan.

🧑🤝🧑 Hero yang Cocok Jadi Partner Sora
Sora itu tipe hero yang makin berbahaya kalau ada yang support dari belakang.
Beberapa contoh partner yang bikin performanya naik:
- Angela / Floryn
Support seperti ini bikin Sora jauh lebih berani dive. Heal, shield, dan buff movement sangat membantu Sora saat masuk ke backline. - Mage dengan CC & zoning (Pharsa, Nana, Yve)
Hero-hero ini bikin area war berantakan. Ketika musuh sibuk menghindar, Sora bisa masuk dengan lebih aman. - Marksman burst/clean-up (Wanwan, Brody, Beatrix)
Sora buka war atau culik satu target, marksman tinggal beresin sisanya.
Intinya, Sora paling efektif kalau tim bisa follow-up apa yang dia mulai.
❌ Hero yang Jadi Musuh Alami Sora
Walaupun fleksibel, Sora bukan tanpa counter.
Beberapa tipe hero yang bikin Sora menderita:
- Hero suppress & hard CC (Kaja, Franco, Minotaur)
Begitu Sora dikunci sebelum sempat kombo, dia bisa langsung tumbang. - Tank tebal dengan damage area (Belerick, Thamuz, Fredrinn)
Hero seperti ini bikin Sora susah dapat momentum karena susah dibunuh dan mengganggu stack. - Poke jarak jauh (Layla, Bruno, Vale, Xavier)
Sora harus dekat untuk efektif. Hero poke bisa mengikis HP-nya sebelum dia sempat masuk.
Kunci melawan Sora adalah: cegah dia stack dengan bebas dan paksa dia war dalam kondisi tidak siap.
📌 Cara Main Sora di EXP Lane
Sekarang bagian paling penting: cara main dari early sampai late game.
🌱 Early Game (Level 1–4): Main Aman tapi Cerdas
Di early, Sora bukan tipe yang harus maksa kill.
Fokus utama:
- Clear minion dengan rapi
- Jaga HP
- Cicil stack dari trade kecil
Tips early:
- Jangan terlalu jauh dari turret kalau lawan EXP kamu kuat early.
- Manfaatkan skill buat poke sambil last hit minion.
- Kalau jungler atau mid datang, baru kamu boleh lebih agresif.
Target fase ini simpel: cepat level 4 tanpa mati.
🥊 Mid Game (Level 4–9): Sora Mulai Menggila
Begitu ultimate terbuka, Sora resmi masuk fase kuat.
Yang harus kamu lakukan:
- Mulai rotasi setelah wave clear
- Bantu mid, curi momentum, dan ganggu core lawan
- Gunakan transformasi sesuai kondisi
Kalau lihat mage atau marksman sendirian, ini momen emas buat Sora. Masuk, kombo cepat, habisi, keluar. Kalau war besar pecah, kamu bisa pakai mode sustain untuk buka fight.
Di fase ini, Sora idealnya sudah berubah dari “petani EXP” menjadi playmaker.
⚡ Late Game (Level 10+): Otak Teamfight
Late game, satu kesalahan bisa langsung kalah.
Peran Sora:
- Cari backline (kalau pakai mode burst)
- Atur formasi war (kalau pakai mode sustain)
- Jangan asal masuk tanpa vision
Perhatikan:
- Posisi hero CC lawan
- Cooldown skill penting
- Momen objektif (Lord, base defense)
Sora sangat kuat di teamfight singkat tapi brutal. Kalau stack dan transformasi kamu matang, satu momen masuk yang tepat bisa langsung membalikkan game.
🎮 Tips Singkat tapi Penting
- Jangan buang stack untuk poke tidak penting
- Selalu tentukan: kamu mau jadi pembunuh atau pengacau war
- Sora kuat, tapi bukan hero asal tabrak
Sora adalah tipe hero yang semakin jago kamu mainkan, semakin terasa “rusak”-nya. Dia bukan sekadar fighter atau assassin, tapi senjata taktis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tim. Di tangan pemain EXP yang sabar di early, cerdas di mid, dan tenang di late game, Sora bisa jadi pembeda antara kalah dan menang.
Kalau kamu suka hero mekanik, fleksibel, dan punya potensi highlight tinggi — Sora jelas worth buat dikuasai. 🔥




